Selasa, 14 Agustus 2012

10 Momen Terbaik di London 2012


Gelaran Olimpiade London 2012 tak hanya memperlihatkan prestasi. Drama, emosi dan curahan perasaan juga terluap di ajang multievent terbesar di dunia ini. Selama 16 hari pelaksanaan Olimpiade, ada 10 momen kemenangan yang dianggap  terbaik. Berikut momen tersebut:
1.       Phelps Puas Pecahkan rekor.
Michael Phelps akhirnya bisa tersenyum puas. Perenang dan mungkin juga olimpiade terbesar sepanjang masa ini akhirnya mampu menutup kariernya dengan catatan manis. Kemenangan di nomor 4x100 meter estafet putra melengkapi koleksi medalinya menjadi 22, dimana 18 di antaranya merupakanan medali emas.
2.       Kemenangan Usain Bolt
Sprinter Jamaika dan tercepat di dunia, Usain Bolt mengulang sukses empat tahun silam, dengan memenangi tiga emas dari nomor 100 meter, 200 meter dan 4x100 meter. Bolt sempat diragukan bisa berjaya, kalah bersaing dengan rekan senegaranya, Yohan Blake. Namun, Bolt mampu menepis semua keraguan.
3.       Emas Andy Murry di Wimbleden
Murry menitikan air mata saat impiannya meraih grand slma kali pertama di wimbleden dibuyarkan Roger Federer, Juli lalu. Akan tetapi ia belajar dari kesalahan dan mampu membalas kekalahannya atas petenis Swiss itu pada final olimpiade di lokasi yang sama, Center Court komples Wimbleden.
4.       Emas Mo Farah dari lari nomor 5000 meter dan 10000 meter.
Mo Farah menjadi sosok fenomenal di lintasan atletik. Atlet kelahiran Mogadishu ini mencatatkan dirinya sebagai pelari Inggris Raya pertama yang mampu meraih medali emas dari lari jarak jauh, yakni 5000 meter dan 10000 meter.
5.       Kemenangan tim putri Amerika Serikat di nomor 4x100 meter.
Dalam tiga Olimpiade terakhir, tim pelari putri Amerika Serikat selalu berbuat kesalahan. Namun, di London 2012, semuanya berubah. Kuarter sprinter AS, mampu meraih catatan sempurna di nomor 4x100 meter dengan meraih emas sekaligus mencatatkan rekor dunia 40,82 detik.
6.       Atlet putri pertama Saudi Arabia.
Saudi Arabia memang belum sukses menorehkan tinta emas. Namun, London 2012 merupakan tonggak sejarah kali pertama Arab Saudi mengirimkan atlet perempuan, yakni Jodoka, Wojdan Ali Seraj Abdulrahim Shaherkani. Meski hanya mampu bertahan selama 80 detik, namun penampilannya menimbulkan decak kagum dari berbagai kalangan.
7.       Nicola Adams Petinju wanita pertama peraih medali Emas.
Setelah bertahun-tahun memperjuangkan, akhirny nomor tinju putri dipertandingkan di Olimpiade. London 2012 menjadi tempat pertama sebagai penyelenggara. Nicola Adams petinju tuan rumah berusia 29 tahun tampil sebagai peraih emas pertama menundukkan petinju China, Ren chancan.
8.       Rekor David Rudisha di nomor 800 meter.
Ketua penyelenggara Olimpiade London, Seb Coe memberikan aplaus kepada David Rudisha setelah tak hanya mendulang emas dari nomor 800 meter tapi juga memecahkan rekor dunia dengan catatan waktu satu menit 40,49 detik.
9.       The Flying Squirrel
The Flying Squirrel atau ‘Tupai Terbang’ merupakan sosok fenomenal dari cabang senam. Atlet perempuan asal Amerika Serikat ini sejatinya bernama Gabby Douglas. Presiden Barack Obama dan selebritis Hollywood, Oprah Winfrey sangat terkesima dengan prestasi yang mencatatkan diri sebagai atlet putri Afro-Amerika pertama yang meraih emas dari nomor individual all-round.
10.   Kireni James dan Oscar Pistorius
Kirani James menjadi penyumbang emas pertama Grenada setelah menjuarai lari nomor 400 meter. Meski demikian, moment yang tak terlupakan bagi James adalah ketika bersaing dengan atlet  Afrika Selatan. Oscar Pistorus di babak semifinal. Atlet berjuluk Blade Runner ini, merupakan pelari pertama yang bertanding dengan kondisi kedua kaki cacat dan diamputasi. Ia berlari dengan menggunakan kaki palsu. (solopos/berbagai sumber)

Tidak ada komentar: