Senin, 17 Februari 2014

5 Cara alam ingatkan kita akan datangnya letusan gunung berapi

Merdeka.com - Meletusnya dua gunung berapi Indonesia dalam beberapa saat lalu, Sinabung dan Kelud, meninggalkan luka mendalam bagi penduduk Indonesia. Akibat hal ini, banyak kerugian baik moral maupun material yang dihasilkan.

Para penduduk di lereng kedua gunung itu pun harus mengungsi meninggalkan harta bendanya setelah gunung tiba-tiba beraktivitas dan mengeluarkan material dari perut bumi. Bahkan, saat Kelud meletus, penduduk pun harus terbangun dari tidur malamnya dan segera evakuasi diri.

Alam sendiri sebenarnya sudah memberikan tanda-tanda bahwa kedua gunung berapi tersebut akan meletus. Tanda ini biasanya juga muncul ketika sebuah gunung berapi aktif bangun dari tidurnya.

Memang, apa saja tanda-tanda itu? Simak ulasannya di sini.


1. Suhu di sekitar gunung naik
Merdeka.com - Sebagai suatu tanda aktifnya gunung berapi, akan terjadi kenaikan suhu di sekitar kawasan gunung berapi. Maka, biasanya penduduk setempat akan merasa kegerahan bahkan di malam hari.

Hal ini dikarenakan material super panas dari inti bumi yang berjalan keluar lewat kawah gunung. Meski material seperti lahar belum disemburkan, biasanya panasnya yang terlebih dahulu bisa dirasakan.



2. Mata air menjadi kering
Merdeka.com - Akibat hal yang sama pula, mata air di gunung itu biasanya juga kering. Debitnya akan berkurang karena terjadi penguapan akibat panas yang keluar dari inti bumi.

Di beberapa kejadian, air yang keluar biasanya juga hangat-hangat kuku. Hal ini juga disebabkan karena adanya suhu panas yang kemudian mempengaruhi temperatur air.

3. Sering terjadi gemuruh dan getaran
Merdeka.com - Tremor atau gempa kecil dalam jumlah banyak biasanya juga terjadi sebelum sebuah gunung meletus. Hal ini dikarenakan material dari inti bumi yang terus terdesak untuk keluar dari kawah gunung.

Material yang bergerak ini mengeluarkan suara bergemuruh. Jika gerakannya kuat, akan disertai getaran.


4. Tumbuhan layu
Merdeka.com - Akibat panas yang mempengaruhi suhu sekitar gunung, tumbuhan yang ada di gunung berapi biasanya juga akan menggugurkan daunnya. Bahkan, ada beberapa yang mati layu.

Hal ini dikarenakan cadangan air yang tersimpan di tanah mengering atau berkurang drastis. Padahal, air adalah komponen penting tumbuhan untuk tetap hidup.


5. Hewan mulai migrasi
Merdeka.com - Beberapa hewan juga memiliki insting tajam dalam mengetahui suatu bencana. Tepat sebelum bencana itu terjadi, hewan-hewan ini akan berpindah tempat. Sementara, bagi yang tidak bisa berpindah, seperti hewan ternak, akan mengeluarkan gelagat kegelisahan.

Perpindahan burung menghindari hutan di gunung dalam jumlah banyak biasanya jadi penanda awal akan terjadinya letusan gunung berapi. Selain itu, beberapa hewan di darat juga akan turun gunung sebelum adanya letusan.





Tambahkan komentar kamu!

Tidak ada komentar: