Jumat, 22 Februari 2013

Hindarilah, 5 Hal Sepele Ini Tak Baik untuk Kesehatan

Jakarta, Terkadang hal-hal kecil diabaikan sama sekali. Padahal bisa jadi hal-hal sepele yang selalu dilakukan tidak baik untuk kesehatan.

Nah, berikut ini hal-hal sepele yang tidak baik untuk kesehatan namun kerap dilakukan sebagian orang, seperti dikutip dari Times of India, Kamis (21/2/2013):

1. Menggunakan Ponsel Sebelum Tidur

Telepon seluler sudah jadi bagian kehidupan sehari-hari. Kemanapun melangkah ponsel seolah tak pernah lepas dari genggaman. Bahkan hingga menjelang tidur pun terkadang banyak yang enggan jauh-jauh dari ponselnya.

Padahal radiasi dari ponsel dapat menyebabkan insomnia dan sakit kepala. Demikian hasil penelitian para ilmuwan Swedia. Menurut penelitian, orang-orang yang menggunakan ponselnya sebelum tidur butuh waktu lebih lama untuk mencapai tahap tidur lelap. Padahal saat tidur lelap, sel dalam tubuh melakukan perbaikan dan peremajaan.

Solusi untuk menjauhkan ponsel sehingga tidak mengganggu waktu tidur Anda cukup mudah. Direktur Edinburgh Sleep Centre, Dr Chris Idzikowski, menyarankan saat menjelang tidur, jangan letakkan ponsel di dekat Anda. 

2. Menggosok Gigi Setiap Usai Makan

Menggosok gigi itu baik, tapi jangan lakukan langsung setelah makan. Kepala British Dental Health Foundation, Dr Nigel Carter, mengatakan jika Anda sudah menggosok gigi dua kali sehari selama dua menit maka Anda tidak perlu menggosok gigi setiap usai makan.

"Gula dalam makanan bereaksi dengan plak untuk membuat asam yang melembutkan enamel gigi, sehingga menyikat langsung setelah makan sebenarnya lebih berbahaya," ujar Dr Carter.

Cara yang benar adalah tunggu satu jam setelah makan dan gosok gigi Anda sebelum sarapan. Kegiatan ini akan mencegah erosi gigi karena gigi akan terlapisi dengan fluoride. Agar napas terasa segar, kunyahlah permen karet seusai makan.

3. Mengkhawatirkan Berat Badan

Menjaga berat badan tetap di level yang sehat merupakan hal yang baik, tapi terobsesi untuk menjadi lebih kurus sama sekali tidak baik. Menurut Dr David Haslam, Direktur Klinis National Obesity Forum, Indeks Massa Tubuh tidak memperhitungkan jumlah otot atau di mana lemak berada.

"Banyak atlet yang digolongkan kelebihan berat badan padahal sebenarnya mereka memiliki jumlah lemak tubuh yang rendah. Beberapa orang mungkin memiliki IMT yang sehat tetapi memiliki banyak lemak perut dan memiliki risiko kesehatan yang serius," kata Dr Haslam.

Dr Haslam menyarankan lebih baik Anda berkonsentrasi pada ukuran pinggang. Bagi pria, panjang lingkar pinggangnya jangan lebih dari 90 cm, sedangkan pada perempuan jangan lebih dari 80 cm. Dengan lingkar pinggang yang tidak melebihi angka itu maka akan mengurangi risiko penyakit jantung, stroke dan diabetes.

4. Membawa Tas Berat

Bagi Anda yang kerap membawa tas berat, sebaiknya hilangkan kebiasan itu. Sebab membawa beban di satu sisi tubuh akan menyebabkan ketidakseimbangan struktur otot, dan memicu munculnya masalah di leher, lengan dan dan punggung.

Anggota British Osteopathic Association, Danny Williams, menyarankan ketimbang Anda membawa beban dengan satu tas di satu lengan, lebih baik Anda membagi beban dalam dua tas. Lalu bawalah beban dengan berat yang seimbang itu di lengan kanan dan kiri. 

Saat membeli tas, lebih baik membeli tas kecil daripada tas besar. Ini perlu dilakukan agar Anda tidak tergiur untuk memasukkan banyak barang. 

5. Memulai Hari dengan Air Hangat dan Jeruk Lemon

Mungkin paduan air hangat dan lemon adalah detok yang baik, namun menurut dokter gigi hal itu merupakan kesalahan. Sebab air hangat dan lemon bersifat korosif pada gigi.

Dr Mervyn Druian dari The London Centre for Cosmetic Surgery memberikan saran lebih baik minum teh peppermint di pagi hari. Sebab teh peppermint bisa memperkuat enamel gigi.


(vta/vit)sumber:http://health.detik.com/

Tidak ada komentar: